Cara Membuat Anak Cerdas dan Pintar secara Alami

Posted on by gerry

Anak yang cerdas adalah dambaan banyak orang tua. Hal ini tidaklah mengherankan karena kecerdasan adalah modal utama untuk menghadapi persaingan global di masa depan.

Cara Membuat Anak Cerdas dan Pintar secara Alami

Dewasa ini, banyak tersedia obat-obat an yang mengklaim dapat meningkatkan kecerdasan atau kepintaran seorang anak secara cepat dan instant. Namun cara-cara tersebut tidaklah aman karena mengandung bahan-bahan yang berpotensi justru menurunkan kesehatan anak, dan menimbulkan ketergantungan obat.

Jadi bagaimana cara untuk meningkatkan kecerdasan seorang anak secara alami ?

Cara membuat anak cerdas terbagi menjadi 3 tahap yaitu :

1. Tahap saat Dalam Kandungan

Merupakan tahapan di mana orang tua menstimulun perkembangan otak anak yang masih berada dalam kandungan ibunya. Cara-cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah :

  • Memberikan gizi, vitamin, dan nutrisi yang cukup
  • Menyajikan musik-musik klasik, atau musik religi
  • Meningkatkan keharmonisan antara ibu dan ayah dari bayi dalam kandungan
  • Meningkatkan ibadah bersama antara ibu dan ayah dari bayi dalam kandungan

Selain itu, untuk memastikan anak dalam kandungan otaknya terbentuk dengan sempurna, hindari ibu dari hal-hal buruk seperti :

  • Stress
  • Pekerjaan yang membuat terlalu lelah
  • Begadang
  • Minuman keras
  • Obat-obat an terlarang
  • Rokok

Beberapa makanan alami yang disarankan untuk dikonsumsi diantaranya adalah :

  • Makanan yang tinggi vitamin (Buah-buahan segar, dan sayur mayur)
  • Makanan yang tinggi protein (tahu, tempe, daging dan ikan)
  • Makanan yang tinggi kalsium (susu, keju, dan yoghurt)
  • Makanan dan minuman yang menyehatkan (madu dan jamu)

2. Tahap Usia Balita

Setelah bayi dilahirkan, agar tumbuh kembangnya dan kecerdasannya dapat maksimal, orang tua wajib memastikan hal-hal seperti :

Makanan yang akan dikonsumsi

Pada masa balita, tidak semua makanan sudah dapat dikonsumsi oleh si kecil. Oleh sebab itu asupan makanan yang diberikan haruslah tepat atau sesuai.
Beberapa makanan yang wajib dikonsumsi (dan harus diperhatikan kapan boleh diberikan) diantaranya adalah Air Susu Ibu (ASI), bubur, susu, dan buah-buah an lunak.

Pendidikan Usia Dini

Orang tua adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Tumbuh kembang kecerdasan anak pertama kali ditentukan oleh pengajaran orang tuanya. Beberapa hal yang harus diajarkan orang tua pada anaknya adalah :

  • pengenalan akan TUHAN dan ajakan berdoa atau beribadah
  • pengenalan akan keluarga (ayah, ibu, kakak, kakek, nenek, dan sebagainya)
  • pengenalan akan benda-benda dan warna di sekitarnya
  • bermain bersama antara orang tua dengan anak (bermain lego, menggambar, dll)

3. Tahap Tumbuh Kembang

Adalah tahap paling penting dan krusial karena setelah tahap ini, seorang anak harus bersiap menghadapi persaingan di dunia luar. Oleh karenanya, untuk meningkatkan kecerdasan dan kepintaran seorang anak, orang tua tidak hanya harus merelakan waktu, namun juga uang dan tenaga ekstra.

Beberapa cara alami untuk meningkatkan kepandaian dan kecerdasan anak yang harus dilakukan orang tua pada masa ini adalah :

Memberikan anak makanan dan minuman bergizi

Beberapa makanan dan minuman yang disarankan di antaranya adalah :

  • madu
  • minyak ikan
  • ikan
  • buah-buah an segar
  • susu

Memasukkan anak ke kursus musik

Kursus musik telah terbukti dapat meningkatkan kecerdasan IQ, SQ, dan EQ seorang anak. Beberapa kursus musik yang dianjurkan adalah biola, piano, dan tarik suara.

Memberikan Pendidikan Terbaik

Pendidikan adalah modal utama untuk memaksimalkan potensi kecerdasan seorang anak. Oleh karena itu, memilihkan sekolah yang baik dan tempat les dengan guru-guru terbaik merupakan bekal terbaik bagi seorang anak.

Tanamkan pentingnya berolahraga

Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Oleh karenanya, olahraga sangat penting untuk kecerdasan seorang anak. Berolahraga dapat melancarkan aliran darah ke otak sehingga anak dapat berpikir dengan lancar.

Itulah beberapa cara membuat anak lebih cerdas. Namun pada intinya, semua tergantung bagaimana orang tua memotivasi anaknya untuk memaksimalkan potensi kecerdasannya.