5 Cara Mengatasi Anak yang Terlalu Aktif

Ketika anak sangat aktif hingga tidak bisa diam, baik di dalam rumah, di luar rumah, maupun di sekolah, anak yang melompat kesana kemari, naik ke sofa loncat-loncat kemudian naik ke atas meja dan sebagainya, tentunya menjadi hal yang menjengkelkan hingga membuat kita sangat kesal. Tetapi bisa jadi karena pola asuh orang tua yang berlebihan dalam memberikan perhatian dan stimulasi. Berikut cara mengatasi anak yang terlalu aktif:

5 Cara Mengatasi Anak yang Terlalu Aktif

Jangan memarahinya

Ketika mereka terlalu aktif jangan memarahinya, itu hanya membuat anak semakin aktif. Kita sebagai orang tua bisa menegurnya jika memang anak melakukan kesalahan atau melakukan sesuatu yang berbahaya, tetapi menegurnya pun harus disertai dengan penjelasan, berikan penjelasan yang dapat dimengerti oleh oleh anak, beri tahu juga sebab akibat dari hal yang dilakukannya itu.

Melakukan kegiatan yang disukainya dan membuatnya kelelahan

Jika anak suka melompat kesana – kesini, meloncat – loncat di sofa, naik turun kursi atau meja, biarkan ia melakukannya dan pastinya tetap dalam pengawasan anda, jangan sampai anda lengah dan akhirnya anak terjatuh yang menyebabkan dia cidera. Anda juga bisa bisa mengajaknya ke playground atau bisa menyediakan sarana bermain yang aman diruangan terbuka seperti Kolam renang plastik, istana balon, dan sebagainya. Ketika anak sudah mulai lelah biarkan ia beristirahat yang cukup.

Beri tahu waktu dan tempat yang tepat untuk bermain

Anda harus memberi tahu hal apa yang harus ia lakukan di tempat yang ia singgahi, misalnya anda bersama anak sedang berada di dalam klinik atau instansi, anak dituntut supaya tidak berlarian di tempat tersebut dan beri tahu kalau tempat yang disinggahinya itu bukan tempat untuk berlarian, kemudian jika anda dan anak sedang berada di taman bermain atau tempat rekreasi anak, anda bisa memperbolehkannya untuk berlarian, dan sebagainya karena tempat yang disinggahinya memperbolehkannya untuk berlari, namun tetap saja yang terpenting adalah pengawasan kita terhadap anak.

Mengajarinya

Untuk mengajarinya butuh waktu dan proses, tidak cukup mengajarinya dengan satu atau dua kali saja dalam melakukannya. Ajarkan kesabaran dan pentingnya rasa kasih sayang, hal ini bisa membantu anda lebih dekat dengannya dan menanyakan penyebab mengapa ia tidak bisa diam. Jangan memberikan pertanyaan yang membuatnya merasa tertekan, buat ia merasa senyaman mungkin untuk menjawab pertanyaan anda.

Periksakan ke Dokter

Kita pasti takut jika anak berlebihan dalam keaktifannya, kita bisa membawanya ke dokter spesialis anak, beritahu pada dokter jika anak anda sudah mulai terlalu super aktif.

Anak yang bertingkah terlalu aktif hingga tidak merasa lelah dengan keaktifannya tersebut membuat kita khawatir dan bingung bagaimana caranya menghentikannya, semua bisa diatasi jika cara mengatasinya dengan tepat, jangan menggunakan emosional ketika memberitahu anak, memberitahunya baik – baik itu juga membantu anak untuk tidak terlalu aktif, hindarkan pola asuh yang berlebihan, berikan lebih sedikit asupan makanan atau kudapan yang mengandung zat gula yang agak banyak.

Jangan lupa untuk mengajaknya berolahraga, seperti berlari – lari kecil atau meregangkan otot – otot dan persendiannya, ditakutkan jika otot dan sendinya bermasalah akibat terlalu aktif bergerak, dan juga bisa mengajaknya berjalan jalan diluar rumah, setidaknya membuat anak tidak terlalu stres apabila terlalu banyak disuruh bermain didalam rumah.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *