Bahayakah Terlambat Datang Bulan Terus Menerus?

Posted on by gerry

Saat periode menstruasi tidak kunjung datang, biasanya para wanita menganggapnya sebagai tanda kehamilan. Tetapi pada sisi yang lain, kondisi ini dapat muncul jika Anda terkena penyakit tertentu. Selain tanda kehamilan, biasanya ketidakmunculannya menstruasi pada wanita bisa disebabkan karena ia akan menyusui atau menopause. Tiga kondisi ini merupakan kondisi yang normal atau disebut dengan amenorea alami. Faktor yang ikut serta dalam amenorea ini seperti hormon kurang stabil, mengkonsumsi pil kontrasepsi, mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk kanker, skizofrenia, psikosis.

Bahayakah Terlambat Datang Bulan Terus Menerus?

Kondisi tidak menstruasi ini dibagi menjadi dua yakni primer serta sekunder. Amenorea primer ialah tidak adanya menstruasi sama sekali saat sudah berusia 15 tahun. Sedangkan untuk amenorea sekunder, wanita tersebut pernah menstruasi sebelumnya dan tidak menstruasi berturut-turut selama 6 bulan atau lebih. Selain penyebab kehamilan, menopause, menyusui, ada beberapa kondisi yang menyebabkan amenorea ini, seperti:

Cacat lahir

Amenorea primer dapat terjadi pada wanita yang cacat lahir meliputi:

  • Selaput dara tidak mempunyai bukaan,
  • Sumbatan atau penyempitan pada leher rahim,
  • Adanya septum vagina yakni pembatas yang membagi vagina dalam 2 bagian,
  • Tidak mempunyai rahim atau vagina.

Gaya hidup

Gaya hidup ini seperti berat badan yang terlalu rendah sehingga dapat menganggu fungsi hormon di dalam tubuh dan pada akhirnya berpotensi menghentikan masa subur. Berhentinya menstruasi bisa terjadi karena perubahan hormon melebihi batas normal. Hal ini terjadi pada wanita yang memiliki gangguan makanan.

Stress juga dapat menganggu fungsi otak yang berfungsi mengendalikan hormon pengatur menstruasi. Sebagai dampaknya, menstruasi akan berhenti, selain itu berolahraga dengan berlebihan juga dapat menganggu siklus menstruasi Anda.

Hormon kurang seimbang

Hormon yang kurang seimbang bisa dikarenakan oleh sindrom polikistik ovarium, menopause prematur serta malfungsi kelenjar tiroid. Selain itu kondisi medis yang mendasari kurang seimbangnya hormon bisa berupa tumor dibawah otak. Tumor ini akan menganggu siklus menstruasi Anda.

Penanganan amenorea dapat berbeda-beda untuk setiap orang, bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Pil kontrasepsi serta terapi hormon bisa mengembalikan siklus menstruasi di sebagian kasus, contohnya kasus kurang seimbangnya hormon sebagai penyebab paling umum. Seperti yang telah disebutkan mungkin mengalami amenorea bila kekurangan berat badan atau obesitas. Bila amenorea ini dikarenakan oleh gangguan makan, diperlukan penanganan agar berat badan Anda menjadi kembali normal, menstruasi akan muncul saat intensitas latihan olahraga dikurangi jika wanita tersebut melakukan banyak latihan olahraga.

Pengobatan amenorea yang dikarenakan oleh cacat lahir mungkin memerlukan obat hormon, operasi atau bahkan keduanya. Sementara itu amenorea yang dikarenakan oleh tumor di otak bisa melibatkan pengobatan pengangkatan tumor jika diperlukan, pengobatan ini digunakan untuk menyusutkan ukuran tumor atau terapi radiasi yang hanya dilakukan jika langkah sebelumnya kurang berhasil.

Lakukan pemeriksaan ke dokter apabila hingga sekarang ini Anda belum mengalami menstruasi di usia 15 tahun, atau Anda telah menstruasi namun siklus menstruasi ini terhenti selama 3 bulan, terlebih lagi mengalami gejala seperti sakit kepala, sakit panggul, kekeringan vagina, perubahan ukuran payudara, perubahan suara, keluar cairan dari payudara, jerawat serta meningkatnya pertumbuhan rambut seperti laki-laki, hingga menurunnya berat badan secara drastis.

Nantinya dokter obstetri dan ginekologi akan melakukan pemeriksaan fisik mulai dari pemeriksaan panggul serta pemeriksaan kehamilan, bahkan melakukan tes darah agar bisa mengetahui kadar hormon dalam tubuh. Tes CT scan, ultrasonografi serta MRI juga diperlukan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *