Practical Knowledge Management

Manajemen informasi tentang ilmu praktek

This content shows Simple View

Health

5 Cara Tes Mata Silinder atau Tidak Secara Manual

Selain masalah mata minus atau rabun jauh dan plus atau rabun dekat, mata juga bisa mengalami penyakit silinder atau biasa disebut astigmatisme. Jika Anda sering merasakan silau yang berlebihan saat berkendara pada malam hari, mungkin bisa jadi itu adalah salah satu tanda mata silinder.

5 Cara Tes Mata Silinder atau Tidak Secara Manual

Astigmatisme atau silindris adalah suatu kondisi yang mempengaruhi cara masuk cahaya ke retina mata. Kondisi yang mempengaruhi bagaimana cahaya mencapai retina disebut “kesalahan bias.”

Astigmatisma adalah penyakit mata yang umum. Sekitar 25 persen orang dewasa berusia 50-59 mengalaminya, dan 50 persen orang dewasa berusia lebih dari 60 tahun.

Lalu bagaimana cara mengetahui mata silinder atau tidak secara manual? Perhatikan gejala silindris di bawah ini, yang dapat mencakup:

  • Pandangan yang kabur
  • Penglihatan terdistorsi (benda terlihat bergelombang)
  • Ketidaknyamanan saat membaca, di komputer atau bahkan di kertas atau buku
  • Ketegangan mata atau sakit kepala jika fokus pada sesuatu
  • Menyipitkan mata untuk melihat lebih jelas bahkan tidak bisa membaca dalam waktu yang lama karena merasa tidak nyaman.

Jika Anda mengalami gejala di atas, besar kemungkinan mata Anda mengalami silindris. Lalu bagaimana cara pengobatannya? Sama seperti pada mata minus dan plus, Anda dapat melakukan terapi pada mata silinder Anda untuk mengurangi kemungkinan menjadi lebih parah atau bahkan menghilangkannya. Ada beberapa cara alami yang dapat Anda lakukan, seperti:

1. Latih mata dengan olahraga mata

Latih mata Anda setiap hari, paling baik saat pagi dan atau sebelum tidur. Latihan mata dapat membuat otot mata Anda lebih lentur dan mata mendapat asupan oksigen yang cukup. Anda hanya perlu menggerakkan bola mata ke kiri dan ke kanan, lalu arahkan pandangan lurus ke depan. Selanjutnya, tekan kedua pelipis mata Anda dengan jari, pijat memutar searah jarum jam. Setelah pijat perlahan bagian belakang bawah kepala. Lakukan latihan ini dengan lembut dan senyaman mungkin.

2. Kompres mata dengan air hangat

Jangan biarkan mata Anda bergantung pada kacamata. Kompres mata Anda dengan air hangat setiap hari. Hal ini akan membantu melenturkan otot-otot mata dan mengurangi ketegangan mata.

3. Hentikan kebiasaan buruk

Penyakit mata muncul karena kebiasaan buruk Anda dalam menggunakan fungsi mata. Mulailah untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut seperti dengan tidak menonton atau membaca terlalu dekat, bermain games atau komputer terlalu lama. Jangan biarkan mata Anda terlalu lelah. Berikan pula mata waktu untuk istirahat dengan melihat ke alam seperti pepohonan.

4. Jaga mata tetap bersih

Daerah sekitar mata sering terpapar debu dan kita mungkin sering lupa membersihkannya. Bersihkan mata Anda dengan tisu atau kapas yang basah. Bersihkan setiap sisi untuk memastikan kotoran atau debu tidak masuk ke mata.

5. Konsumsi suplemen mata

Penyakit mata termasuk pada silinder disebabkan oleh kurangnya asupan gizi atau zat untuk mata. Maka dari itu, Anda memerlukan suplemen untuk mencukupinya. Sekarang sudah banyak suplemen mata yang dijual baik di apotek ataupun online. Anda bisa memilih suplemen yang berbahan alami. Namun tetap harus di bawah anjuran dokter atau ahli agar tidak memberi efek negatif pada tubuh Anda.

Selain melakukan cara penanganan mata silinder secara alami di atas, Anda tetap harus memeriksakan mata ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya dokter akan memberikan Anda kacamata, lensa kontak, atau bahkan operasi lasik, tergantung pada kondisi mata Anda.




top